Pembangunan Desa

Sifat Pembangunan Desa Siwalan saat ini masih mengandalkan gotong royong walaupun sebenarnya sudah mulai terkikis nilai-nilai kegotong-royongan masyarakat seiring dengan perkembangan zaman.

Alokasi Dana Desa (ADD) yang semakin tahun semakin meningkat namun belum dapat memenuhi harapan dan kebutuhan pembangunan masyarakat Desa Siwalan hal ini dapat dibuktikan dengan adanya pembangunan yang sudah dilaksanakan dan harapan masyarakat 5 (lima) tahun kedepan yang cukup banyak sekali harapan-harapan dari aspirasi masyarakat Siwalan.

Dengan adanya RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) yang didasari dengan PDPP (Program Dasar Pembangunan Partisipatif) masyarakat Desa Siwalan mempunyai harapan yang sangat besar hal ini dapat dibuktikan dari hasil diskusi jaring aspirasi masyarakat dan beberapa diskusi non formal dengan tokoh-tokoh masyarakat Siwalan.

Oleh sebab itu mudah-mudahan Lomba Desa ini ini betul-betul menjadi batu loncatan, tonggak sejarah bangkitnya semangat pembangunan Desa Siwalan baik yang berupa fisik, non fisik, Pembangunan Sumber Daya Manusia, Pembangunan Sarana Prasarana Ekonomi.

Sekiranya tidak berlebihan apabila menjadikan istilah “DESA BAROKAH” dijadikan motto Desa Siwalan guna merealisasikan Pembangunan di Desa Siwalan yang tercinta ini.Adapun makna dan arti yang terkandung di dalamnya adalah sebagai berikut    :

  1. Bersih    :    Mengandung makna , bahwa selaku aparat Pemerintahan Desa di dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab seyogyanya dibarengi dengan niat yang tulus dan ikhlas guna mengabdikan dirinya kepada Masyarakat.
  2. Aman    :    Mengandung makna ,bahwa suasana kondusif sangat menunjang bagi keberhasilan pembangunan di segala bidang.
  3. Rapi    :    Mengandung makna,bahwa untuk mencapai sesuatu tujuan perlu adanya langkah-langkah dan kebijakan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.
  4. Omber    :    Mengandung makna , bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan harus selalu luas pandangan,tidak picik (lembar/lapang dada)
  5. Kuat    :    Mengandung makna, bahwa Pemerintah Desa Siwalan beserta warga masyarakat Desa Siwalan harus mampu berdiri sendiri tanpa menggantungkan kepada fihak lain,serta tidak ditekan atau diatur oleh fihak lain.
  6. Amanah    :    Mengandung makna , bahwa dalam menjalankan Amanah Masyarakat harus didasari nilai-nilai kejujuran dan keikhlasan serta dapat dipercaya.
  7. Harmonis    :    Mengandung makna,bahwa di segala aspek kehidupan yang ada di desa Siwalan dapat menjalankan rutinitasnya dengan rasa Harmonis dan Seimbang baik Lahir maupun Bathin.

Adapun untuk mecapai hasil yang diinginkan yaitu agar kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah dapat meningkat,hal pertama yang dilakukan Pemerintah Desa Siwalan adalah melaksanakan Transparansi kepada masyarakat terhadap segala hal ,utamanya terhadap semua dana yang menyangkut kepentingan masyarakat mulai dari yang berjumlah kecil maupun yang besar.Hal ini selaras dengan azas Pemerintahan sebagai berikut    :

  1. Axas Kepastian Hukum;
  2. Azas Tertib Penyelenggaraan;
  3. Azas Kepentingan Umum;
  4. Azas Keterbukaan;
  5. Azas Proporsionalitas
  6. Azas Profesionalitas;
  7. Azas Akuntabilitas.

Untuk selanjutnya Pemerintah desa Siwalan dalam mengimplementasikan transparansi pemerintahan dan pembangunan tersebut adalah dengan memberikan kesempatan untuk melaksanakan sendiri dari setiap kegiatan pembangunan fisik kepada masyarakat,sedangkan Pemerintah Desa hanya bertindak sebagai motivator dan pengawasan serta pengendalian dengan diikuti komunikasi yang intensif oleh Kepala Desa beserta Perangkatnya.Dengan demikian dapat diharapkan tumbunya partisipasi Swadaya Masyarakat secara spontan,dengan hasil yang berkwalitas dan yang paling mendasar adalah dapat menghilangkan Apriori masyarakat terhadap Pemerintah Desa yang merupakan penyakit mematikan bagi tumbuhnya partisipasi masyarakat.

Sehubungan dengan banyak hal yang telah diuraikan diatas,maka kami telah merasakan adanya perkembangan yang menggembirakan  baik secara internal maupun eksternal walaupun secara fisik belum menunjukkan hasil yang diharapkan karena keerbatasan dana yang ada,namun secara umum bagi Pemerintah Desa telah terjalin kebersamaan,kekeluargaan dan kerjasama yang baik.Demikian pula terjadi di masyarakat,kepercayaan Masyarakat terhadap Pemerintah Desa maupun tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan telah menunjukkan peningkatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *